
Eri Silvanus mengawali kariernya di perusahaan yang bergerak di bidang human capital management consultant. Beberapa projects yang pernah dikerjakan, antara lain:
Setelah 7 tahun, ia makin yakin Tuhan memanggilnya lebih fokus pada ‘human factor’ dibandingkan sekedar pada ‘system factor’. Sejak itu, ia mendalami bidang human & organization development dan mengaplikasikannya ke situasi yang dihadapi oleh para kliennya.
Sebelum akhirnya mendirikan OA Indonesia, Eri sudah mengaplikasikan pemahamannya mengenai human behavior ke dalam berbagai topik, seperti:
Eri pernah mengenyam pendidikan formal di bidang Teologi dan psikologi. Pada tahun 2016, bersama dengan tim dari Dr. Jakoep Ezra, mereka mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam hal analisa karakter melalui tanda tangan kepada peserta terbanyak (609 peserta) pada tahun 2016.