Executive Facilitation Sessions

Applying human behavior perspective to business & organizational context

Anda mengalami gejala ini?
SULIT FOKUS
karena kelelahan & business problems overload
TIME MANAGEMENT BERANTAKAN
karena sulit delegasi, sulit kembangkan tim
EMOSI BOCOR
karena konflik tim, leadership responsibilities
What you need
CLARITY
“Peta” apa yang sedang terjadi
PRIORITY
Kerangka berpikir untuk memutuskan
NEXT ACTION
Langkah spesifik menuju situasi yang lebih baik
Testimonies
Dari pemimpin yang minder, saya sekarang mampu menganalisa segmented targeted positioning market saya, sehingga kami bisa lebih bersaing dengan para competitor, bahkan menyadari siapa competitor kami yang sesungguhnya, yang selama ini kami tidak sadari.
Bima, Iconnet (PLN subsidiary), Leader area Jawa Timur
Had a nice and insightful session with coach Eri.The session explored the problems, what we have already done to tackle the problems, also what we should do next.
Dr. Sani, Binus University, Post Graduate Director
Sebagai seorang best producer selama 5 tahun berturut-turut dan pengalaman kerja lebih dari 1 dekade, saya adalah orang pertama yang akan “bersuara” ketika program yang diajukan hanya bersifat motivasional. Eri berhasil merumuskan metode & teknik kerja yang benar-benar meningkatkan produktivitas tim kami
Iwan, Brighton Real Estate, Chief of Corporate Development
Pola pikir & gambar diri saya berubah. Saya berhasil mengalahkan masalah yang sedang saya hadapi dan ini sangat berdampak pada aspek personal development, relationship, and business.
Joshua, Pista Media - Sekuya - Tale X, Co-Founder & Director
Let me help you in these areas:
SELF-LEADERSHIP
Fokus, semangat, emosi, kontrol diri, dsb.
MANAGING TASK
Memetakan “pikiran rumit”, priority management, dsb.
LEADERSHIP & RELATIONSHIP
Developing team, leadership engagement, dsb.
Gambaran setiap sesi
1online session via Zoom
2Durasi maks. 1 jam per sesi
3Akan selalu ada “Next Action”
4Dokumen digital catatan sesi
4Analisa aspek psikologi (jika diperlukan)
Output yang akan Anda dapatkan
*)Bisa berbeda tergantung konteks situasi Anda
1Digital workflow / checklist.
2Customized training system (Materi, video, naskah, assessment).
3Monthly report.
4Working tools (menggunakan advance spreadsheet).
Team Competence
Beberapa pemimpin berasumsi bahwa informasi saja cukup untuk mengubah perilaku tim. Padahal setiap individu memiliki pengetahuan, keterampilan, mindsets, dan habits yang berbeda-beda.

Contoh: klien kami yang baru mampu memberikan gaji sesuai ‘batas minimum’ di pasaran, menghadapi tantangan kualitas para pelamar yang berbeda dibanding perusahaan dengan income lebih tinggi.

Learning & development ecosystem yang efektif harus mempertimbangkan keunikan konteks tim penggunanya.
Learning Ecosystem
Learning & development ecosystem yang efektif harus mencakup learning tools, learning platform, dan learning facilitator—bukan hanya modul atau video pembelajaran.

Komponen-komponen ini perlu disesuaikan dengan ketersediaan resources organisasi. Pemilihan tools harus berdasarkan kebutuhan nyata, bukan karena promosi konsultan.

Walaupun ada tools lengkap yang biasanya lebih mahal, tools sederhana atau gratis sering kali sudah cukup memadai untuk konteks tertentu. Learning ecosystem terbaik adalah yang memanfaatkan existing resources secara optimal sesuai kebutuhan spesifik organisasi.
Impact evaluation & Continuous improvement
Dalam konteks learning & development, continuous improvement dihasilkan dari proses monitoring dan adaptasi untuk meningkatkan efektivitas learning ecosystem demi mencapai strategic goal.

Pendekatan ini mencegah stagnasi dan memastikan team development programs tetap relevan dengan kondisi tim di lapangan.
Curious about how we can help you?
CTA ERISILVANUS.COM 2

© OA Indonesia 2026
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram